ANALISIS KEBERLANJUTAN WISATA PANTAI DAN MANGROVE DI CLUNGUP, KABUPATEN MALANG, JAWA TIMUR

Agustina Eunike, Dewi Hardiningtyas, Silvie Indah Kartika Sari, Andronicus -

Abstract


Clungup adalah suatu daerah wisata pantai dengan sumber daya terumbu karang dan mangrovenya, yang berada di Kabupaten Malang. Daerah ini memiliki potensi yang cukup besar untuk dikembangkan menjadi daerah kunjungan wisata. Namun demikian, harus dikaji mengenai kesiapan pengelolaan dan penerimaan masyarakat sekitar. Hal ini merupakan salah satu kondisi yang harus dipertimbangkan dalam pengembangan suatu area wisata. Fokus penelitian ini pada kesiapan dari manajemen pengelolaan area wisata, dukungan pemerintah dan masyarakat, serta kondisi dari sumber daya terumbu karang dengan menggunakan analisa Multidimensional Scaling (MDS) yang diperoleh melalui pendekatan RapTourism (Rapid Appraisal for Tourism). Analisa keberlanjutan pengelolaan sumber daya alam sebagai aset wisata dilakukan melalui tiga pendekatan dimensi, yaitu dimensi ekologi, dimensi sosial, dan dimensi menajemen. Dari hasil pengolahan data, diperoleh hasil bahwa atribut yang paling sensitif pada obyek penelitian adalah curah hujan, jenis mangrove, pengetahuan masyarakat tentang lingkungan, ketergantungan masyarakat terhadap sumberdaya pesisir, dan interakhi antara kelompok pengelola dengan stakeholder. Hasil analisa Monte Carlo menunjukkan bahwa dimensi ekologi dan manajemen pada tahap stabil, sedangkan dimensi sosial paling dinamis dan mudah berubah. Terdapat empat rekomendasi yang diusulkan untuk menjadi titik berat dalam pengelolaan area wisata di Pantai Clungup.

Keywords


tourism management; sustainability; performance measurement; rapid appraisal for tourism; multidimensional scaling

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.21776/ub.ecsofim.2018.006.01.01

Refbacks

  • There are currently no refbacks.